Selasa, 27 November 2018

Fakta Pengguna Sosial Media Di Indonesia

Seiring perkembangan zaman, penggunaan media sosial semakin berkembang pesat dari tahun ke tahun khususnya bagi masyarakat Indonesia.

Bahkan, media sosial saat ini dapat dikatakan menjadi suatu kebutuhan wajib bagi setiap masyarakat karena dengan tanpa adanya media sosial, mereka tidak bisa mengetahui berita-berita atau perkembangan terbaru.

Selain itu, dengan media sosial kita juga dapat bertemu dengan orang-orang yang tidak kita kenal sebelumnya, membantu sesama, atau bahkan memecahkan sebuah kasus.

Pada pembahasan kali ini, akan dijelaskan mengenai beberapa fakta mengejutkan pengguna media sosial di Indonesia yang diperoleh dari situs We Are Social seperti yang dikutip dari akun instagram @indozone.id.

Apa sajakah fakta-fakta tersebut? Yuk, cek di bawah ini.

1. Pengguna Media Sosial di Indonesia Mencapai 150 Juta Orang


Fakta yang pertama yaitu terkait dengan jumlah pengguna media sosial. Berdasarkan data We Are Social pada awal 2019 menunjukkan pengguna media sosial di Indonesia sudah mencapai 150 juta orang.

Itu artinya, sekitar 57 persen dari seluruh penduduk Indonesia sudah menggunakan sosial media dari jumlah total penduduk Indonesia sebesar 264 juta.

Bukan tidak mungkin, angka ini akan terus bertambah mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat dari tahun ke tahun.

2. Generasi Milenial Menguasai Pengguna Media Sosial di Indonesia


Fakta yang kedua yaitu mengenai usia pengguna media sosial di Indonesia. Berdasarkan data We Are Social pada awal 2019, menunjukkan bahwa generasi milenial menguasai pengguna media sosial di Indonesia sebesar 66 persen.

Ini berarti dari 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, 99 juta orang di antaranya adalah kaum milenial.

Tingginya angka tersebut dikarenakan mereka sudah mulai dibebaskan oleh orang tuanya untuk menggunakan media sosial tanpa adanya pengawasan.

3. Kaum Pria Mendominasi Pengguna Media Sosial di Indonesia

Berdasarkan data yang dihimpun oleh We Are Social, didapatkan bahwa 55,5 persen, dari pengguna media sosial di Indonesia adalah kaum pria, sedangkan sisanya yaitu sebesar 45,5 persen merupakan kaum wanita.

Ini artinya, dari 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, sekitar 83 juta pengguna merupakan laki-laki sedangkan sisanya yaitu sekitar 67 juta orang merupakan perempuan.

4. Waktu Penggunaan Media Sosial di Indonesia

Fakta selanjutnya yaitu terkait dengan waktu penggunaan media sosial di Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun oleh We Are Social, didapatkan bahwa dalam sehari rata-rata orang Indonesia mampu mengahbiskan waktu hingga 3 jam 26 menit untuk beraktivitas di media sosial.

Tentu saja angka tersebut sangat besar, mengingat 3 jam bukanlah waktu yang singkat dan bukan tidak mungkin angka tersebut dapat bertambah seiring dengan perkembangan media sosial yang semakin pesat.

5. Media Sosial yang Paling Banyak Diakses Orang Indonesia
 
Banyak sekali media sosial yang diakses oleh orang-orang Indonesia. Berdasarkan data dari We Are Social pada awal 2019, didapatkan bahwa YouTube merupakan media sosial yang paling banyak diakses oleh orang Indonesia, yaitu sebesar 88 persen.

Ini artinya, dari 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, sekitar 132 juta di antaranya mengakses YouTube.

YouTube sendiri merupakan media sosial yang memungkinkan para penggunanya untuk menggugah, menonton, dan berbagi video.

6. Entry yang Paling Dicari Oleh Orang Indonesia


Fakta ini masih berkaitan dengan fakta sebelumnya tentang YouTube sebagai media sosial yang diakses paling banyak oleh orang Indonesia.

Berdasarkan data We Are Social pada awal 2019, menunjukkan bahwa entri atau kata kunci “Lagu” menjadi yang paling banyak dicari oleh orang Indonesia di YouTube.

Hal tersebut disebabkan karena kecenderungan orang Indonesia yang suka mendengarkan musik sembari melihat video klip lagu tersebut, baik saat santai ataupun di sela-sela waktu bekerja.

7. Perkembangan Media Sosial yang Paling Pesat di Indonesia


Seiring dengan perkembangan waktu, maka berbagai media sosial semakin gencar untuk menarik minat penggunanya dengan berbagai fitur-fitur yang ditampilkan.

Berdasarkan data We Are Social pada awal 2019, didapatkan aplikasi media sosial LinkedIn menjadi media sosial dengan perkembangan pengguna terbesar yaitu sebesar 9,1 persen.

LinkedIn sendiri merupakan media sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional.

Itulah tadi beberapa fakta menarik perihal pengguna media sosial di Indonesia. Namun, fakta-fakta tersebut tidak bersifat tetap karena seiring dengan berjalannya waktu para pengguna media sosial, khususnya di Indonesia semakin berkembang pesat.

Jumat, 09 November 2018

Alasan Pesan Mantan Dapat Merusak Mood
 
Pesan dari mantan dapat merusak mood Anda. Pesan tersebut dapat menggangu fokus Anda dan menimbulkan perasaan bingung dalam diri.

Anda juga dapat merasakan berbagai hal usai menerima pesan dari mantan. Seperti, cemas karena Anda tidak mengharapkan pesan tersebut, sedih karena Anda merindukan mantan atau ada harapan yang timbul karena Anda penasaran tujuan dari mantan Anda. Ketahuilah bahwa apapun yang Anda rasakan dapat memiliki dampak terhadap diri Anda.

“Sebuah pesan dari mantan dapat membuat Anda berpikir berlebihan dan bertanya-tanya maksud dari pesan tersebut. Penting untuk Anda peduli pada apa yang Anda rasakan. Jika pesan tersebut menimbulkan beban bagi Anda, biarkan hal tersebut terjadi. Setelah itu, rencanakan apa yang dapat Anda lakukan untuk memiliki hari yang lebih baik esoknya,” kata psikolog Joy Harden Bradford, seperti dikutip dari laman elitedaily.

Joy Harden Bradford menjelaskan bahwa pesan yang tidak diharapkan dari mantan biasanya bertujuan untuk mengetahui apakah masih ada perasaan untuk mantan, timbul permintaan untuk berhenti menghubungi, atau masih memiliki permasalahan terkait perpisahan. Hal ini dikarenakan menghubungi seorang mantan merupakan hal yang sulit.

Diskusikan dengan orang yang dipercaya


Menurutnya, Anda mungkin akan tergoda untuk mendiskusikan permasalahan perasaan dengan mantan. Namun, lebih baik Anda mengatakannya kepada teman yang dipercaya atau terapis. Pembicaraan mengenai hal ini dengan orang yang Anda percaya justru akan memberikan waktu untuk merefleksikan permasalahan tanpa membuat bingung ata mungkin menyakiti mantan Anda.

Alasan lain pesan dari mantan bisa menjadi sangat berpengaruh dikarenakan pesan yang tidak disampaikan secara jelas. Terkadang pesan yang sampai memiliki tujuan tertentu. Hal ini jelas tidak adil secara emosional untuk Anda.

“Efek dari sebuah pesan yang datang dari mantan dapat berbeda, tergantung dari beberapa hal. Seperti perasaan Anda terhadap mantan, lama waktu sejak berpisah, seberapa sering bering berkomunikasi dan lain-lain,” Kata Joy.

Jika pesan menimbulkan rasa terganggu


Jika Anda masih kesulitan saat menerima pesan tersebut, itu adalah hal yang wajar. Joy Harden Bradford menekankan bahwa bila hal ini menimbulkan masalah, Anda dapat memikirkan hal-hal baik yang dapat membuat mood Anda lebih baik esoknya. Anda juga dapat memikirkan batasan hubungan Anda dengan mantan.

Jika Anda tidak menganggap pesan tersebut mengganggu, Anda dapat mengatur kontaknya dalam fungsi “Do Not Disturb” sehingga pesan tidak muncul secara tiba-tiba. Namun, jika Anda tidak ingin dihubungi lagi, Anda berhak untuk memberitahu mantan untuk berhenti menghubungi Anda.